Praktik Sendiri, Tapi Kewajiban Digitalnya Sama dengan Rumah Sakit — Siapkah TPMD Anda?

SUPER ADMIN
10 Sep 2026 09:57
Praktik Sendiri, Tapi Kewajiban Digitalnya Sama dengan Rumah Sakit — Siapkah TPMD Anda?

Sejak akhir 2023, Kementerian Kesehatan sudah tidak lagi memberi ruang tawar: setiap Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) maupun TPMD Gigi wajib menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik dan terintegrasi dengan Platform SATU SEHAT — persis seperti kewajiban yang berlaku untuk klinik dan rumah sakit. Ironisnya, banyak dokter yang membuka praktik mandiri justru terlalu sibuk mengurus tempat, peralatan medis, dan izin usaha, sehingga aspek RME ini sering menjadi hal yang paling belakangan dipikirkan.


Perbedaan mendasar antara TPMD dengan fasilitas kesehatan lain adalah skala sumber dayanya. Jika rumah sakit atau klinik besar punya tim IT dan admin khusus untuk mengurus sistem digital, seorang dokter praktik mandiri biasanya hanya dibantu satu atau dua staf non-medis, bahkan terkadang bekerja sendirian. Kewajiban administratif seperti registrasi di Reg Fasyankes,

update data sistem RME, hingga pengelolaan akses API SATUSEHAT menjadi beban tambahan yang cukup berat di tengah kesibukan praktik sehari-hari.


Masalah ini sering membuat sebagian TPMD terlambat memenuhi kewajiban RME, atau memilih menggunakan aplikasi RME gratis dari Kemenkes seperti ASRI tanpa mempertimbangkan apakah sistem tersebut benar-benar mendukung kebutuhan operasional praktiknya, termasuk kebutuhan menjaga hubungan dengan pasien dan pencatatan finansial praktik.


Di sisi lain, ada juga risiko memilih sistem RME yang justru terlalu kompleks dan mahal untuk skala praktik mandiri, dengan fitur-fitur yang sebenarnya dirancang untuk fasilitas kesehatan berskala jauh lebih besar. Akibatnya, dokter praktik mandiri merasa terbebani secara biaya maupun waktu belajar sistem, padahal yang dibutuhkan sebenarnya adalah solusi yang sederhana namun tetap sesuai standar kepatuhan.


Ketidaksiapan dalam memenuhi kewajiban ini bukan hanya soal risiko administratif atau sanksi, tapi juga soal kesempatan yang hilang. Data SATUSEHAT yang tercatat rapi sebenarnya juga bermanfaat bagi dokter itu sendiri untuk melihat riwayat pasiennya secara lebih terstruktur, dibanding mengandalkan catatan manual yang mudah tercecer.


Sistem RME dari MEDISIN dirancang untuk bisa disesuaikan dengan skala operasional, termasuk untuk praktik mandiri dokter yang membutuhkan kemudahan pencatatan rekam medis, kepatuhan terhadap integrasi SATUSEHAT, tanpa harus direpotkan dengan kerumitan sistem berskala rumah sakit.


Dengan sistem yang berbasis cloud, dokter praktik mandiri dapat mengakses rekam medis pasiennya kapan saja tanpa bergantung pada perangkat atau lokasi tertentu, sekaligus memenuhi kewajiban regulasi tanpa harus mempekerjakan tim IT khusus untuk mengelolanya.




Dapatkan Promo Spesial Bulan Ini!

Siapkan faskes Anda menuju era #KesehatanMasaDepan bersama Carevia.

Hubungi tim Marketing MEDISIN sekarang juga untuk konsultasi dan demo gratis di nomor: 📞 0881-0100-44127

Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram resmi kami di @medisin.id untuk mendapatkan tips manajemen faskes dan info produk terbaru lainnya! ✨

 

Tags: CRM Sistem Faskes, Healthcare CRM Indonesia, Patient Engagement Klinik, Aplikasi CRM Rumah Sakit, Marketing Klinik Otomatis, RME Terintegrasi CRM, Medisin Carevia, Software Klinik Terbaik


Bagikan:
Chat Kami